FOG
Kota sang sultan

Jalan kaki di Yogyakarta, mulai dari Kraton

Yogyakarta adalah jantung budaya Jawa, dengan keraton sultan, istana air, dan jalan panjang penuh toko yang menuju ke sana. FOG membiarkan peta tetap gelap sampai kamu menjalaninya, dan gang-gang kampung di sekitar Kraton menyenangkan untuk ditemukan.

Sumbu kota

Yogyakarta ditata di atas satu garis yang membentang dari Gunung Merapi di utara sampai laut di selatan. Tugu berdiri di garis itu, dan dari sana Malioboro, jalan belanja utama, membentang ke selatan sampai Kraton, keraton sultan yang sampai sekarang masih menjadi kediaman kerajaan.

Dua alun-alun besar mengapit keraton di utara dan selatan. Di Alun-Alun Kidul, orang mencoba berjalan dengan mata tertutup di antara dua pohon beringin. Tradisi ini disebut masangin, dan malam hari adalah waktu paling ramai untuk mencobanya.

Gang dan istana air

Di sekitar Kraton, kawasan tua yang dikelilingi benteng penuh gang sempit dan kampung dengan bengkel batik dan rumah-rumah kecil. Taman Sari, istana air lama dengan kolam pemandian dan masjid bawah tanah, tersembunyi di antaranya.

Rute sehari: Tugu, Malioboro, Kraton, gang-gang menuju Taman Sari, lalu Alun-Alun Kidul di malam hari. Prambanan dan Borobudur bisa dicapai dengan kendaraan dari kota.

Kalau masuk gang, jalan pelan dan sapa warga. Banyak gang di kampung sekitar Kraton adalah jalan permukiman sehari-hari, bukan jalur wisata, dan justru di situlah peta FOG-mu paling cepat berubah bentuk.

Cakupan

Pusat kotanya datar dan cukup padat, dan gang-gangnya menambah pola yang rapat dan halus di peta. Lalu lintas di jalan utama ramai, jadi gang sering jadi rute yang lebih enak.

Udaranya panas dan lembap sepanjang tahun, dengan musim hujan dari November sampai Maret. Jalan kaki paling nyaman di pagi hari atau menjelang sore, dan bawa air minum.

Bagikan bentuk yang kamu jalani

Setelah jalan kaki yang lumayan panjang, FOG bisa menawarkan kartu jalan kaki: bentuk rute yang baru kamu tempuh di Yogyakarta, siap diunggah sebagai persegi, story, atau bentuk polos. Kartu ringkasan menunjukkan area yang sudah kamu buka, jarak yang ditempuh, dan berapa bagian kota yang sudah kamu terangi.

Semuanya berjalan di HP-mu tanpa akun dan tanpa cloud. Pilih kilometer di Pengaturan, pilih warna kabut (Midnight, Abyss, Violet, Ember, atau Slate) dan kepadatannya, lalu mulai berjalan. Menjelajah gratis, dan sekali beli FOG Unlimited membuka semua rank, semua jalur, serta impor Linimasa Google Maps dan GPX.

Pertanyaan yang benar-benar ditanyakan

Apa itu Kraton?

Keraton sultan di Yogyakarta, yang sampai sekarang masih menjadi kediaman kerajaan.

Bisakah jalan kaki dari Kraton ke Taman Sari?

Bisa, jaraknya dekat lewat gang-gang di kawasan tua.

Apakah FOG tetap jalan saat aplikasinya ditutup?

Ya. Dengan penjelajahan latar belakang menyala, FOG terus membuka kabut saat aplikasinya ditutup dan layarnya mati.

Mulai dari peta yang gelap.

FOG gratis untuk dijelajahi. Tanpa akun, tanpa langganan, dan petamu tidak pernah keluar dari HP kamu.

gratis untuk menjelajah · sekali beli membuka semuanya · tanpa langganan